1. FI-Akuntansi sebagai Sistem Informasi: Materi Ekonomi Kelas 10

Persamaan Dasar Akuntansi: Konsep dan Analisis Transaksi

share

Kita tahu bahwa setiap bisnis memiliki beberapa properti yang dikenal sebagai aset. Klaim atas aset yang dimiliki oleh badan usaha terutama dibagi menjadi dua jenis – klaim kreditur dan klaim pemilik bisnis. Dalam akuntansi, klaim kreditur disebut sebagai kewajiban dan klaim pemilik disebut sebagai ekuitas pemilik. Persamaan akuntansi hanyalah ekspresi dari hubungan antara aset, kewajiban dan ekuitas pemilik dalam bisnis.

 

Konsep Persamaan Akuntansi

Persamaan akuntansi adalah bagian mendasar dari neraca dan salah satu prinsip dasar akuntansi keuangan. Neraca adalah salah satu dari tiga laporan fundamental, di samping laporan laba rugi dan arus kas pernyataan. Neraca menunjukkan total aset perusahaan dan bagaimana aset dibiayai. Ini juga bisa disebut pernyataan kekayaan bersih atau laporan posisi keuangan. Persamaan dasar akuntansi merupakan perhitungan yang nantinya dapat memproyeksikan aset, kewajiban, dan ekuitas perusahaan. Seperti yang kita ketahui, prinsip akuntansi umum yang kita kenal adalah keseimbangan antara pendapatan dan beban, atau keseimbangan antara aset/kewajiban yang dimiliki perusahaan dan kewajiban. Persamaan akuntansi menggambarkan bahwa nilai total aset suatu badan usaha selalu sama dengan kewajiban ditambah ekuitas pemilik. Persamaan ini adalah dasar dari sistem akuntansi entri ganda modern yang digunakan oleh pemilik kecil hingga perusahaan multinasional besar.

 

Bagaimana cara menghitung Persamaan Akuntansi?

Persamaan akuntansi atas dasar neraca dapat dihitung sebagai.

1. Total aset bisnis harus ditempatkan di neraca untuk periode tertentu
2. Kewajiban perusahaan harus dicantumkan secara terpisah di neraca dan dihitung
3. Total kewajiban dan total ekuitas pemegang saham harus ditambahkan
4. Total kewajiban dan ekuitas akan sama dengan aset perusahaan

 

Rumus persamaan akuntansi adalah:

Aset (Harta) = Liabilitas (Utang/Kewajiban) + Modal (Ekuitas)
Liabilitas = Aset – Ekuitas
Ekuitas = Aset – Liabilitas

Bentuk umum persamaan ini disajikan di bawah ini:
Perhatikan bahwa sisi kiri (juga dikenal sebagai sisi aset) dari persamaan menunjukkan sumber daya yang dimiliki oleh bisnis dan sisi kanan (juga dikenal sebagai sisi ekuitas) menunjukkan sumber dana yang digunakan untuk memperoleh sumber daya ini. Semua aset yang dimiliki oleh bisnis diperoleh dengan dana yang disediakan baik oleh kreditur atau oleh pemilik. Dengan kata lain, kita dapat mengatakan bahwa nilai aset dalam bisnis selalu sama dengan jumlah nilai kewajiban dan ekuitas pemilik. Jumlah total Rupiah dari dua sisi persamaan akuntansi selalu sama karena mereka mewakili dua pandangan yang berbeda dari hal yang sama.

Dalam persamaan akuntansi, kewajiban biasanya ditempatkan sebelum ekuitas pemilik karena hak kreditur selalu diprioritaskan di atas hak pemilik. Karena preferensi ini, kewajiban kadang-kadang dialihkan ke sisi kiri yang menghasilkan bentuk persamaan akuntansi berikut:

Aset – Kewajiban = Ekuitas Pemilik

Jika jumlah dolar dari dua dari tiga elemen diketahui, kita dapat memecahkan persamaan untuk menemukan yang ketiga. Misalnya, jika bisnis memiliki total aset sebesar Rp.400.000 dan total kewajiban sebesar Rp.120.000, ekuitas pemilik harus sama dengan Rp.280.000 seperti yang dihitung di bawah ini:

Aset – Kewajiban = Ekuitas Pemilik
Rp.400.000 – Rp.120.000 = Rp.280.000

Contoh 1:

Dengan menggunakan konsep persamaan akuntansi, hitung angka-angka yang hilang dari berikut ini:

Aset = Rp.100.000, Kewajiban = Rp.40.000, Ekuitas pemilik = ?
Aset = ?, Kewajiban = Rp20.000, Ekuitas pemilik = Rp.30.000
Aset = Rp.120.000, Kewajiban = ?, Ekuitas pemilik = Rp.80.000
Aset = ?, Kewajiban + Ekuitas pemilik = Rp.300.000

Pemecahan

Ekuitas pemilik = Aset – Kewajiban
= Rp.100.000 – Rp.40.000
= Rp.60.000
Aset = Kewajiban + Ekuitas Pemilik
= Rp.20.000 + Rp.30.000
= Rp.50.000
Kewajiban = Aset – Ekuitas pemilik
= Rp.120.000 – Rp.80.000
= Rp.40.000
Persamaan dasar akuntansi adalah: Aset = Kewajiban + Ekuitas Pemilik. Oleh karena itu, jika kewajiban ditambah ekuitas pemilik sama dengan Rp.300.000, maka total aset juga harus sama dengan Rp.300.000.

Lembaran saldo Neraca terdiri dari tiga bagian dan item yang mendasarinya: Aset,Kewajiban, dan Ekuitas Pemegang Saham.

Total Aset = Aset Lancar + Aset Tidak Lancar
Total Kewajiban = Kewajiban Lancar + Kewajiban Tidak Lancar
Total Ekuitas Pemegang Saham = Modal Saham + Laba Ditahan

Analisis Transaksi dan Pencatatan Dalam Persamaan Dasar Akuntansi

Transaksi adalah setiap peristiwa yang melibatkan barang, jasa, atau uang berpindah tangan. Transaksi adalah awal dari siklus akuntansi. Siklus akuntansi adalah rangkaian peristiwa yang dimulai dengan transaksi dan diakhiri dengan penutupan pembukuan untuk suatu periode akuntansi. Sementara itu, analisis transaksi adalah tindakan memeriksa transaksi untuk memutuskan bagaimana hal itu mempengaruhi persamaan akuntansi.

 

Analisis Transaksi dan Persamaan Akuntansi

Sekarang, untuk menganalisis transaksi, Anda harus tahu apa yang Anda cari. Akuntan dilengkapi dengan alat yang sangat khusus yang mereka gunakan ketika menganalisis transaksi – alat itu adalah persamaan akuntansi. Persamaan akuntansi menyatakan bahwa aset = kewajiban + ekuitas pemilik. Aset adalah sesuatu yang dimiliki bisnis. Sebuah kewajiban adalah sesuatu yang bisnis berutang. Ekuitas pemilik adalah jumlah uang yang secara pribadi diinvestasikan oleh pemilik bisnis dalam bisnis. Setiap akuntan yang dimiliki bisnis termasuk dalam salah satu dari tiga kategori ini.

Hal penting lainnya yang perlu diketahui sebelum Anda dapat menganalisis transaksi adalah bahwa profesional akuntansi menggunakan sistem akuntansi entri ganda. Sistem akuntansi entri ganda adalah sistem yang didasarkan pada premis bahwa untuk setiap satu transaksi setidaknya dua akun akan terpengaruh.

Jadi, apa artinya ini? Ini berarti bahwa setidaknya satu akun akan didebet dan satu akun akan dikreditkan. Debit adalah entri di sisi kiri akun yang menandakan peningkatan saldo akun aset dan penurunan saldo akun kewajiban atau ekuitas pemilik. Kredit adalah entri di sisi kanan akun yang mengurangi saldo akun aset dan meningkatkan saldo akun kewajiban atau ekuitas pemilik.

Hal terakhir yang benar-benar perlu Anda ketahui sebelum memulai analisis transaksi adalah kembali ke persamaan akuntansi. Jika Anda ingat, persamaan akuntansi menyatakan bahwa aset sama dengan jumlah total kewajiban dan ekuitas pemilik. Kuncinya ada di kata ‘sama’. Premis yang sama berlaku untuk analisis transaksi seperti halnya pada persamaan akuntansi. Intinya semua harus seimbang.

 


Baca artikel akuntansi lainnya

1.Akuntansi sebagai Sistem Informasi – Kunjungi Halaman

Baca buku-buku akuntansi secara online dan gratis – Kunjungi Halaman 

ARTIKEL TERBARU

SEMUA KATEGORI