Pengertian Psikologi dan Pendekatan Dalam Psikologi

share

PENGERTIAN PSIKOLOGI MENURUT AHLI

Atkinson (1996: 18) mendefinisikan psikologi sebagai studi tentang aktivitas mental. Istilah mental berkaitan dengan masalah pikiran, akal, dan ingatan. Psikologi merupakan proses yang berasosiasi pada pikiran, logika, dan ingatan.

William James (1989) mendefinisikan psikologi sebagai studi tentang kehidupan mental termasuk fenomena dan kondisinya. Fenomena tersebut adalah perasaan, keinginan, kognisi, berpikir logis, dan keputusan.

Kenneth Clark dan George Miller (1970) mendefinisikan psikologi sebagai studi ilmiah tentang perilaku. Ruang lingkupnya adalah perilaku yang dapat diamati, seperti gerakan tangan, ucapan, perubahan psikologis, dan strategi yang hanya dapat diartikan sebagai pikiran.

Dadang Supardan (2011) mendefinisikan psikologi sebagai kajian ilmiah tentang proses perilaku dan proses mental.

Muhibin (2003) mendefinisikan psikologi sebagai ilmu yang mempelajari tingkah laku terbuka dan tertutup pada manusia baik selaku individu maupun kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan.

Linda Davidoff (1991) mendefinisikan psikologi sebagai ilmu yang mempelajari perubahan dan perkembangan struktur jasmani, perilaku, dan fungsi mental manusia yang dimulai sejak terbentuknya makhluk itu melalui pembuahan hingga menjelang mati.

Richard Mayer (1981) mendefinisikan psikologi sebagai ilmu yang menganalisa proses mental dan struktur daya ingat untuk memahami perilaku manusia.

Pendekatan Psikologi

Ada beberapa pendekatan dalam mempelajari psikologi dari beberapa sudut pandang, antara lain sebagai berikut.

1. Pendekatan Neurobiologis

Ditandai dengan mengaitkan tindakan kita dengan kejadian di tubuh kita, terutama di otak dan sistem saraf. Pendekatan neurobiologis adalah pendekatan studi yang fokus membahas struktur otak manusia. Desain otak manusia memiliki 12 miliar sel saraf, dan jumlah sel penghubung yang hampir tak terbatas adalah sel paling kompleks di alam. Otak dan sistem saraf mendorong peristiwa psikologis yang digambarkan dalam memori. Pendekatan ini mencoba mengorelasikan perilaku dengan hal-hal yang terjadi di dalam tubuh, terutama di otak dan sistem saraf. Dengan demikian, pendekatan ini berfokus pada proses mikrobiologis yang mendasari perilaku dan aktivitas mental. Tokoh dalam pendekatan ini adalah Broca, Fritsc, Hitzig, dan Ferrir.

2. Pendekatan Behaviorisme (Perilaku)

Berfokus pada aktivitas di luar organisme yang dapat diamati dan diukur. Merupakan suatu pendekatan dengan mengamati tingkah laku manusia daripada mengamati gerak-gerik tubuh manusia. Pendekatan ini diperkenalkan oleh seorang psikolog Amerika John B Watson pada awal 1900-an. Watson berpendapat bahwa introspeksi merupakan pendekatan yang tidak berguna karena psikologi dikatakan sebagai ilmu pengetahuan, sehingga datanya harus dapat diamati dan diukur, kan ada introspeksi yang bisa menyatukan perasaan sendiri, bukan dengan orang lain. Artinya perilaku pendekatan yang dialami pasien berperan dalam perkembangan bentuk psikologi dalam cabang tindakannya, yaitu psikologi stimulus-respon yang masih berpengaruh hingga saat ini. Tokoh terkenal dari pendekatan ini adalah J.B. Watson dan B.F. skinners.

3. Pendekatan Kognitif

Lebih ditekankan pada cara kerja otak untuk memproses informasi yang masuk secara aktif dan mengubahnya dengan berbagai cara. Pendekatan ini berangkat dari asumsi bahwa sebagai manusia tidak hanya menerima rangsangan pasif, otak manusia secara aktif memproses informasi yang diterima dan mengubahnya menjadi bentuk dan kategori pengetahuan baru. Masa depan psikologi kognitif adalah studi ilmiah tentang kondisi, tujuannya adalah untuk melakukan eksperimen dan memberikan teori yang menjelaskan bagaimana proses mental terstruktur dan berfungsi, tetapi penjelasannya mengharuskan teori ini untuk membuat prediksi tentang setiap aktivitas yang dapat diamati, terutama perilaku.

4. Pendekatan Psikoanalitik

Menekankan motif bawah sadar yang berakar pada dorongan seksual dan agresi yang ditekan di masa kanak-kanak. Sigmund Freud psikolog Austria mengembangkan pendekatan ini sebagai studi kasus ekstensif pasien individu, bukan eksperimental, dasar pemikiran pendekatan ini bahwa sebagian besar perilaku manusia adalah dari proses yang tidak disadari sebagai dasar pemikiran rasa takut dan keinginan yang tidak disadari, tetapi berpengaruh terhadap perilakunya. Tokoh dalam pendekatan ini adalah Sigmund Freud, Adler, Jung, Fromm, Sullivan, dan Horney.

5. Pendekatan Fenomenologis dan Humanistik

Berfokus pada pengalaman subjektif seseorang, kebebasan memilih, dan motivasi untuk aktualisasi diri. Pendekatan ini berfokus pada pengalaman pribadi individu. Pendekatan ini menekankan pada pemahaman terjadinya fenomena yang dialami individu tanpa beban konsepsi dan gagasan teoritis. Psikolog fenomenologis percaya bahwa kita dapat belajar lebih banyak tentang konsep manusia dengan mempelajari bagaimana manusia memandang diri mereka sendiri di dunia mereka daripada mengamati perilaku mereka. memanfaatkan sepenuhnya perilaku mereka tokoh-tokoh yang termasuk dalam kelompok ini adalah Abraham Maslow dan Carl Rogers (Hall & Lindzey, 1993: 106, 125).

Daftar Pustaka

Atkinson. 1996. Pengantar Psikologi. Jakarta: Erlangga.

James, William. 1989. The Principles of Psychology. Chicago: William Benton Publisher

Clark, Kenneth & Miller George Armitage. (1970). Psychology. New Jersey: Prentice-Hall

Davidoff, Linda. 1991. Psikologi: Suatu Pengantar. Jakarta: Erlangga

Mayer, Richard E. 1981. The Promise of Cognitive Psychology. W. H. Freeman

Supardan, Dadang. 2008. Pengantar ilmu sosial: Sebuah Kajian Pendekatan Struktural. Jakarta: Bumi Aksara

Syah, Muhibbin. 2003. Psikologi Belajar. Jakarta: PT. Raja Grafindo Prasada.

English Version

DEFINITION OF PSYCHOLOGY ACCORDING TO EXPERT

Atkinson (1996: 18) Defines psychology as studies about mental activity. Mental terms are related to problem mind, mind, and memory. Psychology is a process associated with reason, logic, and memory.

William James (1989) defines psychology as studies about mental life, including phenomena and conditions. The sensation is feeling, desire, cognition, thinking logically, and making decisions.

Kenneth Clark and George Miller (1970) defined psychology as studies scientific about behavior. The scope is behavior that can observed, such as movement of hand, speech, change psychological, and strategies that only could be interpreted as mind.

Dadang Supardan (2011) defines psychology as studying scientific behavioral and mental processes.

Muhibin (2003) defines psychology as a science that studies Act in-demand open and closed in humans good as individual nor group, in relationship with the environment.

Linda Davidoff (1991) defines psychology as a science that studies the change and development structure of humans’ physical, behavioral, and mental functions that begin from the creature’s formation through conception until approaching dead.

Richard Mayer (1981) defines psychology as the science that analyzes mental processes and structures power remember to understand human behavior.

Psychology Approach

There are several approaches to learning psychology from several corners of view, as follows.

1. Approach Neurobiology

Be marked with link action with events in the body, especially in the brain and system nerves. This is an approach-focused study that discusses the structure brain human. Brain design man has 12 billion cell nerves, and the number of cells close link not limited is the most complex cells in nature. Brain and system nerve push incident described psychological in memory. Approach this to correlate behavior with things that happen inside the body, especially in the brain and system nerves. Thus, this approach focuses on the underlying microbiological processes, behavior, and mental activity. Leader group this are Broca, Fritsc , Hitzig, and Ferrir .

2. Approach Behaviorism ( Behavior )

Focus on outside activities organisms that can be observed and measured. Is something approach with following Act in-demand man than observe gestures parts body human. Approach this was introduced by an American psychologist John B Watson in the early 1900s, while before that, the warm psychology method of introspection. Watson thinks that meditation is an approach that isn’t useful because psychology said as knowledge, so the data should be observed and measured. There will be introspection that can unite your feelings, isn’t it with other people. It means behavior experienced approach _ patient play a role in development shape psychology in branch the action, that is stimulus-response psychology that is still influential until moment this. Figure famous from school are JB Watson and BF Skinners,

3. Approach Cognitive

More emphasized the way work brain for processing incoming information by activating and changing it in various ways. Approach this leave from the assumption that man not only accepts stimulation passive, but brain man by dynamic processing also received information and transforms it Becomes shapes and categories knowledge new. Future psychology cognitive studies scientific about conditions, goals are To do an experiment and give a theory that explains how mental processes are structured and function. Still, the explanation requires an approach to make predictions about every activity that can be observed, especially behavior.

4. Approach Psychoanalytic

Emphasizing the bottom motif consciousness rooted in impulse _ repressed sexual and aggression in childhood. Sigmund Freud developed the approach as an Austrian psychologist based on studies case extensive patient individuals, not experimental. Not aware but influence behavior them. Sigmund Freud, Adler, Jung, Fromm, Sullivan, Horney, etc.

5. Approach Phenomenological and Humanistic

Focus on experience subjective someone, freedom choose, and motivate for actualization self. Approach this focus on personal experience individual. Approach this emphasizes understanding _ happening phenomenon experienced individual without burden concepts and ideas theoretical. Psychologist phenomenological believes that we could study more about a draft man by learning how men look at themselves alone in their world than observe behavior. Utilize behavior fully; the characters included in the group are Abraham Maslow and Carl Rogers (Hall & Lindzey, 1993: 106, 125).

Bibliography

Atkinson. 1996. Pengantar Psikologi. Jakarta: Erlangga.

James, William. 1989. The Principles of Psychology. Chicago: William Benton Publisher

Clark, Kenneth & Miller George Armitage. (1970). Psychology. New Jersey: Prentice-Hall

Davidoff, Linda. 1991. Psikologi: Suatu Pengantar. Jakarta: Erlangga

Mayer, Richard E. 1981. The Promise of Cognitive Psychology. W. H. Freeman

Supardan, Dadang. 2008. Pengantar ilmu sosial: Sebuah Kajian Pendekatan Struktural. Jakarta: Bumi Aksara

Syah, Muhibbin. 2003. Psikologi Belajar. Jakarta: PT. Raja Grafindo Prasada.

 

Tulisan ini merangkum dari sumber-sumber di atas dan sumber yang terdapat di google scholar

Baca artikel menarik yang membahas materi psikologi lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published.

ARTIKEL TERBARU

SEMUA KATEGORI