Pengertian Pendidikan; Tujuan dan Satuan Pendidikan

Pengertian Pendidikan; Tujuan dan Satuan Pendidikan

share

Pendidikan adalah usaha sadar yang disengaja yang dilakukan untuk menciptakan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik dapat secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan bagi dirinya dan warga negara. Secara filosofis, pendidikan sudah dimulai sejak seseorang dilahirkan, dimulai dari masa bayi dan akan terus berlangsung selama masa hidupnya. Terkadang pendidikan juga dianggap sudah terjadi sebelum kelahiran, seringkali terjadi ketika ada orang yang mencoba memainkan musik dan membacakan kepada bayi dalam kandungan dengan harapan bayi tersebut bisa mendapatkan pengajaran, meski belum lahir.

Pengertian Pendidikan Menurut Para Ahli

Untuk mengetahui pengertian pendidikan ilmiah, ada baiknya menyimak beberapa pendapat para ahli tentang pengertian Pendidikan ini:

1. Menurut Juhn Dewey;
Pendidikan adalah suatu proses pembaruan makna pengalaman, hal ini mungkin terjadi dalam pergaulan dengan orang dewasa muda, mungkin juga terjadi secara tidak sengaja dan diterorganisasikan untuk menghasilkan keberlanjutan sosial. Proses ini melibatkan pengawasan dan pengembangan orang yang belum dewasa dan kelompok di mana dia tinggal.

2. Menurut H. Horne;
Pendidikan adalah suatu proses yang berkesinambungan (abadi) dari penyesuaian diri yang lebih tinggi bagi manusia yang telah berkembang secara lahir dan batin, yang bebas dan sadar akan Tuhan, sebagaimana terwujud dalam alam sekitar intelektual, emosional dan kemanusiaan manusia.

3. Menurut Frederick J. Mc Donald;
Pendidikan adalah suatu proses atau kegiatan yang ditujukan untuk mengubah kebiasaan (perilaku) manusia. Makna dari setiap tanggapan atau perilaku adalah perbuatan seseorang, sesuatu yang dilakukan oleh seseorang.

4. Menurut M.J. Langeveld;
Pendidikan adalah setiap interaksi yang terjadi adalah setiap pergaulan yang terjadi antara orang dewasa dengan anak-anak merupakan suatu bidang atau keadaan dimana pekerjaan pendidikan berlangsung.

5. Menurut UU No. 20 tahun 2003
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan Negara.

6. Menurut Ki Hajar Dewantara
Pendidikan umumnya berarti daya upaya untuk memajukan budi pekerti ( karakter, kekuatan batin), pikiran (intellect) dan jasmani anak-anak selaras dengan alam dan masyarakatnya.

Tujuan Pendidikan

1. Memiliki keterampilan dasar yang diperlukan untuk membangun untuk menyelesaikan tugas atau pekerjaan apa pun yang ditugaskan di masa depan.
2. Menjadi pemikir kritis agar dapat menganalisis informasi yang diberikan kepada pembelajar sehingga sebagai orang dewasa mereka dapat memutuskan apa yang benar.
3. Untuk dapat memecahkan masalah atau menyusun strategi.
4. Menjadi orang yang bermoral. Menjadi orang yang bermoral adalah mengetahui apa yang diterima masyarakat sebagai perilaku yang benar. Sementara beberapa orang melihat ini sebagai tanggung jawab keluarga atau agama, pada kenyataannya, sekolah telah mengajarkan ini selama beberapa dekade. Faktanya, ruang kelas adalah komunitas praktik yang sempurna untuk mempelajari bagaimana kita berinteraksi dengan tepat.
5. Menjadi warga negara yang baik. Mempelajari cara kerja pemerintah kita sangat penting dalam membuat pemerintahan kita tetap menjadi demokrasi. Penting juga untuk memahami undang-undang, pekerjaan umum, dan pembangkangan sipil untuk memahami bagaimana tindakan kita memengaruhi komunitas tempat kita tinggal.
6. Memiliki minat yang cukup di luar bidang pekerjaan.
7. Menjadi bahagia. Belajar diharapkan dapat menemukan kepuasan dan kesenangan dalam hidup adalah trik yang bermanfaat bagi kita semua. Siswa yang menguasai kemampuan untuk menenangkan diri, menemukan pusat mereka, untuk menikmati pencapaian mereka.

Satuan Pendidikan

Satuan pendidikan adalah setiap unit yang ada atau yang diusulkan yang memiliki misi utama kinerja kegiatan pendidikan dalam pengajaran, penelitian, dan layanan.  Menurut Pasal 1 Angka 10 UU Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional satuan pendidikan adalah kelompok layanan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan pada jalur formal, nonformal, dan informal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan. Satuan pendidikan dapat pula berarti perguruan tinggi, sekolah, departemen, atau divisi dari lembaga atau entitas nirlaba yang terutama bertanggung jawab atas persiapan awal dan berkelanjutan para guru dan profesional pendidikan lainnya.

Daftar Satuan Pendidikan Update Tahun 2020 di Indonesia

JENJANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD)

Kemdikbud
TK (Taman Kanak-Kanak)
KB (Kelompok Bermain)
TPA (Taman Penitipan Anak)
SPS (Satuan PAUD Sejenis)

Kemenag
RA (Raudhatul Athfal)

JENJANG PENDIDIKAN DASAR (SD/MI DAN SMP/MTs)

Kemdikbud
SD (Sekolah Dasar)
SMP (Sekolah Menengah Pertama)

Kemenag
MI (Madrasah Ibtidaiyah)
MTs (Madrasah Tsanawiyah)

JENJANG PENDIDIKAN MENENGAH (SMA/MA DAN SMK)

Kemdikbud
SMA (Sekolah Menengah Atas)
SMK (Sekolah Menengah Kejuruan)

Kemenag
MA (Madrasah Aliyah)

JENJANG PENDIDIKAN NON FORMAL (PNF)

PKBM  (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat)
LKP (Lembaga Kursus dan Pelatiahan)
SKB (Sanggar Kegiatan Belajar)

JENJANG PENDIDIKAN KHUSUS

SLB (Sekolah Luar Biasa)
SDLB (Sekolah Dasar Luar Biasa)
SMPLB (Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa)
SMLB (Sekolah Menengah Luar Biasa)

JENJANG PENDIDIKAN TINGGI

AKADEMI
POLITEKNIK
SEKOLAH TINGGI
INSTITUT
UNIVERSITAS


Tulisan ini merangkum dari sumber-sumber yang terpercaya

Baca artikel menarik yang membahas pengetahuan umum lainnya

ARTIKEL TERBARU

SEMUA KATEGORI