Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis MIT App Inventor Guna Memudahkan Siswa Membedakan Fakta dan Opini Dalam Teks Bagi Siswa Kelas X SMA

share

Pendahuluan

Era revolusi industri 4.0 di zaman sekarang ini berkembang sangat pesat dalam bidang teknologi. Salah satunya adalah teknologi gadget. Gadget atau biasa disebut dengan smartphone pada era ini tentunya wajib dimiliki oleh setiap orang sehingga keberadaannya mempengaruhi aspek kehidupan manusia, baik di bidang ekonomi, budaya, politik, sosial, maupun pendidikan. Kecanggihan teknologi dalam smartphone sendiri semakin memudahkan banyak orang dalam melakukan banyak hal, seperti dalam kegiatan proses pembelajaran.

Salah satu materi pembelajaran yang terdapat dalam jenjang SMA Kelas X adalah materi tentang fakta dan opini yang belum diterapkan dengan maksimal oleh para guru sehingga para siswa pun kurang menguasai materi tersebut. Kebanyakan siswa biasanya belum bisa membedakan antara fakta dan opini. Tak hanya itu, ketika dihadapkan dalam sebuah soal maupun teks, kebanyakan siswa memakan waktu yang cukup lama dan seringkali dibantu oleh guru. Hal ini yang kemudian berdampak pada alat atau media pembelajaran bahasa Indonesia.

Latuheru (1988:14) mengemukakan bahwa media pembelajaran adalah bahan, alat, atau teknik yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar dengan maksud agar proses interaksi komunikasi edukasi antara guru dan siswa dapat berlangsung secara tepat guna dan berdaya guna. Berdasarkan definisi tersebut, media pembelajaran memiliki manfaat yang besar dalam memudahkan daya tangkap maupun daya ingat siswa ketika mempelajari materi pelajaran.

Seorang guru pun dituntut mengikuti zaman yang semakin modern ini dan harus bisa menggunakan berbagai jenis media pembelajaran yang ada di sekitarnya. Tak hanya untuk siswa, media pembelajaran pun sangat bermanfaat bagi pengajar itu sendiri karena pengajar dapat dengan mudah memberikan materi secara lebih ringkas. Jadi, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah sebuah sarana atau alat bantu yang digunakan oleh pengajar agar kegiatan belajar dapat berjalan lebih efektif dan tidak membosankan.

Salah satu media pembelajaran yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia adalah App Inventor. Aplikasi ini merupakan salah satu program yang bertujuan untuk membuat aplikasi berbasis android yang dikembangkan oleh google. Aplikasi ini dirilis pada 15 Desember 2010 dan saat ini dikelola oleh Massachusetts Institute of Technology (MIT). Selain itu, aplikasi ini hanya mengandalkan drag and drop dan menggunakan akun google agar dapat masuk ke dalam halaman utama.

Pembahasan

Fakta dan opini seringkali kita temukan dalam kegiatan membaca informasi dalam berita. Akan tetapi dalam kegiatan pembelajaran, kalimat fakta dan opini banyak diterapkan dalam soal atau teks. Namun, kebanyakan siswa kurang menguasai materi fakta dan opini dikarenakan materi yang disampaikan oleh guru terlalu banyak menggunakan teori dan kurang ringkas sehingga berimbas pada siswa kurang bisa membedakan kalimat fakta maupun opini. Maka dari itu, dengan menggunakan App Inventor guru nantinya akan lebih bisa memberikan materi dengan lebih ringkas dan mudah dipahami oleh siswa.

  1. Pengenalan dan pembuatan Aplikasi
  2. Alamat aplikasi

App Inventor dapat dicari melalui computer, laptop, maupun smartphone. Cukup memasukkan keyword “MIT App Inventor” maka akan muncul alamat yang dicari.

Gb. Alamat Web

  • Halaman utama

Langkah selanjutnya yaitu pilih create apps dan masukkan alamat email. Setelah memasukkan alamat email, langkah selanjutnya  yaitu membuat project baru dengan memilih start new project. Nama pada project tidak boleh ada spasi, maka dari itu akan lebih baik jika huruf tetap digabung atau bisa menggunakan (_) agar huruf tetap tergabung. Untuk lebih jelasnya seperti gambar di bawah ini.

Gb. Membuat Projek Baru

Setelah membuat project baru, maka akan tampil halaman utama seperti di bawah ini

Gb. Halaman Design

Gb. Halaman Blocks

Dalam App Inventor terbagi menjadi dua halaman utama, yaitu halaman designer dan halaman blocks. Halaman designer digunakan untuk mendesain tampilan dalam aplikasi dengan berbagai layout dan komponen yang telah disediakan. Di dalam halaman desain ada beberapa tools yang dapat digunakan. Diantaranya pallete, viewer, components, properties, dan media. Sedangkan halaman bloks digunakan untuk memprogram jalannya aplikasi andorid yaitu dengan memasukkan kode-kode.

  • Tambahkan komponen yang dibutuhkan

Gb. Projek Baru

Langkah selanjutnya adalah men drag and drop komponen yang dibutuhkan. Misalkan yang pertama yaitu memasukkan button (tombol) pada display android yang ada di viewer. Karena nantinya akan di ujicobakan menggunakan smartphone, maka terlebih dahulu kita buat halaman Login. Pada halaman login nantinya akan dibuat  Username dan password. Seperti pada gambar di bawah ini.

Gab. Login

Untuk memberikan kesan indah, bisa divariasikan dengan memberi warna  pada latar sesuai dengan keinginan. Setelah itu, langkah selanjutnya adalah memasukkan koding dengan cara membuka menu block di sudut kanan atas tampilan. Contohnya, pada tombol login kita akan memilih perintah “when_click, do”. Untuk lebih jelasnya seperti gambar dibawah ini

Gb. Bloks Editor

Setelah memberikan koding, langkah selanjutnya adalah membuat screen baru dengan memberi nama “materi”. Materi disini yaitu materi tentang fakta dan opini. Maka dari itu, kita akan memperkenalkan kepada para siswa pengertian fakta dan opini.

Setelah membuat screen materi, langkah selanjutnya yaitu membuat perintah pada tombol “home” dan “next” pada menu blocks. Nantinya kita akan men drag and drop perintah “when_click, do”. Jika tombol home akan ditekan pada smartphone maka akan kembali ke beranda. Sedangkan tombol next jika ditekan akan lanjut kepada materi selanjutnya. Lebih jelasnya seperti gambar di bawah ini.

Gb. Blocks Editor

Setelah memperkenalkan pengertian fakta dan opini, langkah selanjutnya adalah menerangkan kepada siswa perbedaan fakta dengan opini. Maka dari itu, kita akan membuat screen baru lagi tentang perbedaan fakta dan opini. Untuk langkahnya masih sama seperti yang diterangkan diatas. Selain itu, untuk koding pada tombol home dan next juga masih sama.

Setelah guru memberikan penjelasan materi tentang perbedaan fakta dan opini, kebanyakan siswa tentunya masih belum bisa langsung paham dan mengerti dalam membedakan fakta dan opini. Maka dari itu, guru perlu memberikan materi tentang cara membedakan fakta dan opini. Dan langkahnya juga masih sama seperti diatas.

Setelah semua materi telah disampaikan pada para siswa, langkah selanjutnya adalah membuat soal latihan kepada para siswa dengan tujuan untuk menganalisis seberapa jauh kemampuan para siswa dalam memahami materi yang yang telah dipelajari. Untuk itu, disiini kita menggunakan google form dalam membuat soal serta penilaian pada siswa.

Langkah membuat soal yaitu membuka tab baru dan membuat soal pada google form. Setelah semua soal dan skor telah selesai dibuat, salin halaman url dan copy pada web viewer yang ada pada app inventor. Seperti gambar di bawah ini.

  • Uji coba pada smartphone Andorid

Setelah semua langkah selesai dibuat, selanjutnya adalah menguji aplikasi ini pada smartphone android secara langsung dengan memilih Build pada atas tampilan halaman viewer dan pilih App ( provide QR code for .apk ).

PENUTUP

Pengembangan Media Pembelajaran berbasis MIT App Inventor pada materi fakta dan opini dinilai efektif dalam proses belajar pada siswa kelas X ketika membedakan fakta dan opini pada sebuah teks. Aplikasi ini sangat mudah untuk digunakan untuk semua kalangan, mulai dari siswa kelas menengah, sekolah tinggi, ataupun universitas. Kelebihan lain yang dimiliki App Inventor ini yaitu pengguna tidak perlu mengingat maupun menulis instruksi. Adapun langkah dalam membuat aplikasi ini yaitu sangat mudah. Hanya perlu menggunakan akun google dan memahami petunjuk yang diarahkan.

 

Tulisan ini merangkum serta menulis ulang dari sumber-sumber di atas dan sumber yang terdapat di google scholar

Baca artikel menarik yang membahas penelitian lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published.

ARTIKEL TERBARU

SEMUA KATEGORI