Makalah Telaah RPP Bahasa Indonesia Kelas X

share

 

BAB I

PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang

Proses pembelajaran adalah proses interaksi antara guru dan siswa di dalam kelas. Pembelajaran dilakukan untuk mencapai sebuah tujuan yang sudah ditentukan. Dalam proses pembelajaran antara guru dan siswa merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan. Bukan hanya itu, dalam proses pembelajaran juga dibutuhkan sebuah rencana untuk melaksanakan pembelajaran agar lebih sistematis, menarik, dan mudah diterima oleh siswa.

Rencana pelaksanaan pembelajaran atau sering disingkat RPP merupakan pegangan bagi seorang guru dalam menyampaikan pelajaran di dalam kelas. Supaya lebih sistematis, efektif dan efisien dalam mengajar guru harus membuat RPP. Di dalam RPP terdapat beberapa komponen. Komponen dalam RPP merupakan sesuatu yang penting untuk memperjelas RPP itu sendiri.

 Sebuah RPP harus berpedoman dengan kurikulum, agar tujuan kurikulum dapat tercapai. Pendidikan di Indonesia tercatat sudah beberapa kali telah berganti kurikulum. Kurikulum yang sekarang sedang berlaku ialah kurikulum 2013. RPP Kurikulum 2013 mempunyai komponen-komponen seperti identitas sekolah, mata pelajaran yang diampu, kelas atau semester, materi pokok, alokasi waktu, dan lain sebagainya.

B.     Identifikasi Masalah

Dari latar belakang masalah yang telah diuraikan di atas dapat diidentifikasi beberapa masalah sebagai berikut:

  1. Guru masih beranggapan bahwa kegiatan mengajar adalah suatu pekerjaan
    rutin yang tidak membutuhkan perencanaan pembelajaran.
  2. Kegiatan belajar mengajar perlu adanya Rencana Pelaksanaan Pembelajaran agar selaras dengan kurikulum.

C.      Pembatasan Masalah

Melihat permasalahan yang terdapat pada latar belakang masalah di atas maka perlu adanya pembatasan masalah.  Agar penelitian mencapai sasarannya dengan tepat dan mendapatkan hasil yang maksimal dalam penelitian, maka peneliti memfokuskan pada bagaimana “Telaah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) guru Bahasa Indonesia SMA kelas X” seperti tujuan, materi pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar.

D.     Rumusan masalah:

Adapun rumusan masalah makalah ini adalah sebagai berikut:

  1. Apa itu Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dan ketepatannya dengan model kurikulum 2013?
  2. Apa saja komponen dari Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dalam kurikulum 2013 revisi terbaru?
  3. Sudah sesuaikah antara RPP dengan teori penyusunannya RPP kurikulum 2013?
  4. Bagaimana penerapan pembelajaran k13 dalam penjabaran RPP ?

E.     Tujuan

  1. Untuk mengetahui apa itu Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dan ketepatannya dengan model kurikulum 2013?
  2. Untuk mengetahui apa saja komponen dari Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dalam kurikulum 2013 revisi terbaru?
  3. Untuk mengetahui kesesuaian antara RPP dengan teori penyusunannya RPP kurikulum 2013
  4. Untuk mengetahui berhasil atau tidaknya penerapan pembelajaran k13 dalam RPP tersebut

F.      Manfaat Menelaah RPP

RPP merupakan pegangan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran baik di kelas, laboratorium, dan/atau lapangan untuk setiap Kompetensi dasar. Oleh karena itu, apa yang tertuang di dalam RPP memuat hal-hal yang langsung berkait dengan aktivitas pembelajaran dalam upaya pencapaian penguasaan suatu Kompetensi Dasar. Di dalam RPP secara rinci harus dimuat Tujuan Pembelajaran, Materi Pembelajaran, Metode Pembelajaran, Langkah-langkah Kegiatan pembelajaran, Sumber Belajar, dan Penilaian. Terdapat manfaat ketika kita menelaah RPP yang dibuat oleh penulis. Manfaat menelaah RPP yaitu agar kita bisa mengetahui seberapa penting merencanakan pelaksanaan pembelajaran sebelum terjun langsung ke lapangan dan bertemu peserta didik. Hal itu dilakukan agar proses pembelajaran yang nantinya akan dilaksanakan oleh guru dan siswa bisa berjalan lancar dan sesuai dengan silabus. Lalu menelaah RPP juga bisa untuk mengetahui kesalahan mana yang terjadi dalam RPP tersebut. Kesalahan itu yang nantinya diperbaiki oleh penulis RPP. Menelaah RPP perlu di laksanakan karena itu sangat membantu pengajar dalam merencanakan pembelajaran. Dan ketika kita menelaah RPP juga bisa dapat memperbaiki mutu pendidikan agar khususnya di Indonesia.

 

BAB II

PEMBAHASAN

A.     Pengertian RPP

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) pada hakikatnya merupakan perencanaan jangka pendek untuk memperkirakan atau memproyeksikan apa yang akan dilakukan dalam pembelajaran. Dengan demikian, RPP merupakan upaya untuk memperkirakan tindakan yang akan dilakukan dalam kegiatan pembelajaran. RPP perlu dikembangkan untuk mengkoordinasikan komponen pembelajaran, yakni: kompetisi dasar, materi standar, indikator hasil belajar, dan penilaian. Kompetisi dasar berfungsi mengembangkan potensi peserta didik: materi standar berfungsi memberi makna terhadap kompetisi dasar; indikator hasil belajar berfungsi menunjukan keberhasilan pembentukan kompetensi peserta didik; sedangkan penilaian berfungsi mengukur pembentukan kompetensi, dan menentukan tindakan yang harus dilakukan apabila kompetensi standar belum terbentuk atau belum tercapai.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) juga dapat di artikan rencana yang menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu kompetisi dasar yang ditetapkan dalam standar isi dan dijabarkan dalam silabus. RPP merupakan persiapan yang harus dilakukan guru sebelum mengajar. Persiapan ini dapat diartikan persiapan tertulis maupun persiapan mental, situasi emosional yang ingin dibanguan, lingkungan belajar yang produktif termasuk meyakinkan pembelajar untuk mau terlibat secara penuh.

RPP dijabarkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan belajar peserta didik dalamm upaya mencapai kompetensi dasar. penyusunan RPP harus  secara lengkap dan sistematis. RPP disusun untuk setiap KD yang dapat dilaksanakan dalam satu kali pertemuan atau lebih. RPP biasanya disesuaikan dengan penjadwalan di satuan pendidikan.

Dalam RPP kurikulum 2013 dibagi menjadi tiga langkah besar, kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Pada kurikulum 2013  menekankan tentang penguatan budaya literasi, penguatan pendidikan karakter, keterampilan berpikir kritis (critical thinking) dan penilaian hasil belajar pada level kemampuan berpikir tingkat tinggi (high order thinking skill/HOTS). Segala skenario tersebut diharapkan tumbuh melalui integrasi dalam pembelajaran, utamanya dalam penerapan pendekatan saintifik yang meliputi mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar, dan mengomunikasikan yang dikenal dengan 5M.

Komponen-komponen RPP secara umum terdiri dari; 1) identitas mata pelajaran, 2) standar kompetisi dan kompetisi dasar, 3) materi pelajaran, 4) strategi dan skenario pembelajaran, 5) sarana dan sumber pembelajaran, dan 6) penilaian dan tindak lanjut.

B.     Hasil Telaah RPP :

1.                  Telaah Proses Pembelajaran dalam RPP Bahasa Indonesia Kelas X Materi Biografi

Nama Sekolah      : SMA

Mata Pelajaran     : Bahasa Indonesia

Kelas/Semester     : X/1

Materi Pokok       : Biografi

Alokasi waktu      : 6 JP (6×45 menit)

Berikut adalah empat komponen yang terdapat pada RPP Bahasa Indonesia Kelas X Semester I Materi Biografi serta keterkaitannya dengan penyusunan RPP dan teori pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013. 

  1. Materi Pembelajaran

Materi pembelajaran yang dibuat sudah sesuai dengan teori penyususnan RPP kurikulum 2013. Pada materi pembelajaran sudah memuat fakta, konsep atau prinsip, serta telah mengakomodasi muatan lokal. Dalam menyusun materi pembelajaran pasti mengacu pada kompetensi dasar.

Kompetensi yang dibahas dalam materi pembelajaran:

  • Menilai hal yang dapat diteladani dari teks biografi
    • Mengungkapkan kembali hal-hal yang dapat diteladani dari tokoh yang terdapat dalam teks biografi yang dibaca secara tertulis.
  • Materi pembelajaran:
  • Menelaah Teks Biografi

Membahas beberapa yang dapat ditelaah dalam sebuah teks biografi:

  1. mengidentifikasi ciri teks biografi berdasarkan isinya;
  2. mengidentifikasi struktur teks biografi;
  3. menemukan pola penyajian karakter unggul dalam teks biografi.
  4. Mengungkapkan kembali keteladanan dalam teks biografi

Membahas beberapa yang perlu dilakukan dalam mengungkapkan kembali teks biografi:

  1. Menuliskan kepribadian unggul yang dapat diteladani dari tokoh biografi;
  2. Menjelaskan cara meneladani karakter unggul tokoh dalam biografi dengan teks eksposisi.
  3. Metode Pembelajaran

Metode pembelajaran yang dipilih penulis sudah sesuai dengan teori penyusunan RPP kurikulum 2013. Dalam menetukan metode pembelajaran setidaknya meliputi tiga hal, yaitu pendekatan, metode pembelajaran, dan metode. Dalam menetukan metode pembelajarannya penulis memilih:

Pendekatan                  : scientific yaitu mengamati, menanya, mencoba, menalar dan   mengomunikasikan

Model Pembelajaran   : Menyimak, diskusi, menyampaikan kembali hasil yang didiskusikan

Metode                        :  Problem Based Learning

  • Media Pembelajaran

Media pembelajaran yang dipilih penulis sudah sesuai dengan pedoman penyususnan RPP kurikulum 2013. Penulis mengikuti perkembangan zaman, untuk penyampaian materi pembelajaran. Media yang diguanakan penulis dalam menyampaikan pelajaran menggunakan media digital dan media cetak seperti power point berisi uraian materi, buku guru sebagai panduan untuk guru agar lebih tertata dalam menyampaikan materi, dan buku siswa untuk membuat pengajaran menjadi lebih mudah diterima oleh para siswa.

  • Sumber Belajar

Sumber belajar yang dipilih penulis sudah sesuai dengan pedoman penyusunan RPP kurikulum 2013.  Sumber belajar mencakup sumber rujukan, lingkungan, media, narasumber, alat dan bahan. Sumber belajar dapat berupa media cetak dan elektronik, alam sekitar, maupun sumber belajar lain yang relevan. Misalnya, sumber belajar dalam silabus dituliskan buku referensi, dalam RPP harus dicantumkan bahan ajar yang sebenarnya. Dalam RPP sudah memenuhi standar kompetensi dan kompetensi dasar, serta materi ajar, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian materi. Berikut adalah sumber belajar yang digunakan pada RPP:

  1. Buku Guru Bahasa Indonesia: Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Edisi Revisi Kelas X.
  2. Buku Siswa Bahasa Indonesia: Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Edisi Revisi Kelas X.
  3. Internet.
  4. Kesimpulan

RPP Bahasa Indonesia kelas X Semester Genap materi “Teks Biografi” merupakan RPP yang dikategorikan baik. Karena memberikan materi yang lengkap serta dalam penyusunannya sudah sesuai dengan pedoman pembuatan RPP kurikulum 2013. Hanya saja ada beberapa pembahasan yang tidak perlu dicantumkan dalam sebuah RPP, sehingga membuat RPP tersebut terkesan terlalu bertele-tele dan kurang efektif.

2.      Telaah Proses Pembelajaran dalam RPP Bahasa Indonesia Kelas X Materi Buku Fiksi dan Nonfiksi

Nama Sekolah      : SMA

Mata Pelajaran      : Bahasa Indonesia

Kelas/Semester     : X/1

Materi Pokok       : Buku Fiksi Dan Nonfiksi

Alokasi waktu      : 6 JP (6×45 menit)

Berikut adalah empat komponen yang terdapat pada RPP Bahasa Indonesia Kelas X Semester I Materi Buku Fiksi dan Nonfiksi serta keterkaitannya dengan penyusunan RPP dan teori pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013. 

  1. Materi pokok pelajaran

Materi pokok buku fiksi dan nonfiksi dalam kegiatan pembelajaran sudah selaras dengan teori penyusunan RPP dan juga sudah sesuai dengan materi pokok yang ada dalam silabus. Dalam penyusunan materi pembelajaran ditulis berdasarkan dalam bentuk butir-butir sesuai dengan indicator. Dengan begitu dapat tercapainya tujuan pembelajaran. Sehingga, diharapkan pula materi pembelajarran yang disampaikan pada siswa dapat tersampaikan dengan baik. Adapun indikatornya sebagai berikut

3.18.1.  Mendefinisikan tentang Resensi Buku fiksi dan buku nonfiksi

3.18.2.  Mengidentifikasikan tentang Resensi Buku buku fiksi dan nonfiksi

Dari indikator di atas, maka akan terbentuk butir-butir materi pokoknya antara lain

  • Pengertian Buku Fiksi dan Nonfiksi
  • Contoh Buku Fiksi dan Nonfiksi
  • Ciri-ciri buku fiksi dan nonfiksi   
  • Metode

Metode pembelajaran yang diterapkan oleh pendidik harus berhasil menciptakan suasana belajar yang menarik. Akan tetapi, pemilihan metode pembelajaran juga harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi siswa. Metode pembelajaran yang dipilih pada RPP ini sudah sesuai dengan situasi dan kondisi siswa serta teori penyusunan RPP.  Metode yang digunakan pada RPP ini terbagi menjadi tiga hal, antara lain pendekatan, model pembelajaran, dan metode.

Untuk lebih jelasnya adalah sebagai berikut.

  1. Pendekatan           : Saintifik
  2. Metode     : Diskusi kelompok, tanya jawab, kritik dan saran dari masing masing kelompok.
  3. Model                   :  Pembelajaran Inkluri (inquiry lerning) dan pembelajaran bebasis masalah Problem (Problem based learning)  
  4. Media

Media pembelajaran merupakan alat bantu yang digunakan dalam kegiatan proses pembelajaran agar materi dapat tersampaikan dengan baik dan memudahkan memberikan pengertian kepada siswa. Media pembelajaran yang digunakan pada RPP ini sudah sesuai dengan teori penyusunan RPP. Hal itu karena sudah sesuai dengan perumusan media yang ada dalam silabus. Media pembelajaran yang digunakanpun meliputi media elektronik seperti laptop dan buku referensi bahasa Indonesia serta lembar kerja kelompok.

  • Sumber Belajar

Sumber belajar dapat berupa buku, alam sekitar, media cetak dan elektronik, maupun sumber belajar lain yang relevan. Sumber belajar yang digunakan pada RPP ini sudah selaras dengan teori penyusunan RPP. Hal itu dikarenakan sumber belajar sudah terperini dengan lengkap dan sudah memenuhi standar kompetensi dan kompetensi dasar, serta materi ajar, kegiatan pembelajaran dan indicator penapaian kompetensi. Selain itu, ditambahkan pula sumber belajar lainnya agar lebih memunculkan keativitas, seperti internet. Berikut adalah sumber belajar yang digunakan pada RPP ini dan sudah terperinci, sebagai berikut.

  1. Buku Guru Bahasa Indonesia:  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Iindonesia Edisi Revisi 2017 kelas X
  2. Buku SiswaBahasa Indonesia:  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Iindonesia Edisi Revisi 2017 kelas X
  3. Dari internet
  4. Kesimpulan

RPP Bahasa Indonesia Kelas X Semester I Materi Buku Fiksi dan Nonfiksi dapat dikategorikan sudah cukup baik tetapi perlu dilakukan perbaikan pada sumber belajar. Yaitu perlunya ditambahkannya sumber belajar itu sendiri. Selain itu, pada model pembelajaran sebaikanya juga lebih diperjelas kembali. Meskipun demikian, komponen yang terdapat pada RPP ini sudah sesuai dengan teori penyusunan RPP. Akan lebih baik pula jika guru lebih memaksimalkan dalam mengembangkan RPP sehingga dapat meningkatkan kualitas isi RPP dengan baik.

Dikatakan pula komponen RPP ini sudah sesuai dengan kurikulum 2013 karena komponennya saling terikat dan bervariasi. Pada komponen tujuan pembelajaran, tujuan yang hendak dicapai telah memenuhi kompetensi dasar yang akan digunakan dan sesuai pula dengan indikator yang diharapkan. Komponen materi pembelajaran sudah sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Sedangkan pada komponen metode, media pun memiliki keterkaitan dengan tujuan pembelajaran karena sangat memperhatikan kemungkinan-kemungkinan pada peserta didik, seperti sikap, pengetahuan, sumber belajar, dan media yang digunakan.

3.      Telaah Proses Pembelajaran dalam RPP Bahasa Indonesia Kelas X Materi Debat

Nama Sekolah      : SMA

Mata Pelajaran     : Bahasa Indonesia

Kelas/Semester     : X/2

Materi Pokok       : Berpendapat Melalui Debat

Alokasi waktu      : 8 JP (8×45 menit)

Dibawah ini merupakan lima komponen yang terdapat pada RPP Bahasa Indonesia Kelas X semester 1 materi teks puisi serta kaitannya dengan penyusunan RPP yang sesuai dengan kurikuum 2013.

  1. Materi Pembelajaran

Materi pembelajaran dalam RPP tersebut sudah sesuai dan cocok dengan kaidah penyusunan RPP.  Materi yang digunakan telah mencakup tujuan pembelajaran yang sebelumnya sudah dijelaskan. Materi pembelajaran dikembangkan dengan mengacu pada materi pokok dalam silabus. Dalam materi pembelajaran juga sudah tersedia latihan soal untuk siswa agar ketika membaca materi siswa bisa langsung mencoba mengerjaan latihan soal tersebut. Berikut adalah beberapa materi pembelajaran yang di sampaikan :

  • Isi debat

–   Topik permasalahan debat

–    Pernyataan sikap

–    Argumen yang mendukung sikap

  • Pihak-pihak pelaksana debat

–    Pihak yang mengajukan topik permasalahan

–    Tim afirmatif

–    Tim oposisi

–    Pemimpin debat

–    Penonton

  • Pendekatan/Model/Metode Pembelajaran

Metode pembelajaran yang digunakan pada RPP tersebut sudah sesuai dengan kaidah penyusunan RPP. Ada macam-macam metode dalam penyusunan RPP antara lain seperti metode diskusi, demonstrasi, eksperimental, study tour, dan lain-lain. dalam RPP ini menggunakan metode Discovery Learning atau metode penemuan. Yang memberikan pengertian jikalau siswa akan menemukan konsep-konsep tanpa diberi tahu setelah ia melakukan pembelajaran tersebut. Dalam metode pembelajaran Discovery Learning pada RPP tersebut menggunakan pendekatan Student Centered Learning.

Pendekatan     : Student Centered Learning

Model              : Discovery Learning

  • Media Pembelajaran

Media pembelajaran yang dipilih sudah sesuai dengan kaidah penyusunan RPP yang mana media pembelajaran di era sekarang sudah memasuki era berkembang atau era modern. Dalam menyampaikan informasi dan pelajaran menggunakan media power point sebagai utamanya, karena  media tersebut dapat menampilkan animasi dan salinda-salinda yang mampu membuat siswa merasa tertarik. Metode power point berisikan uraian materi, dan lain-lainnya. Lalu selain memberikan materi lewat media  power point, penulis juga menggunakan metode ceramah, diskusi, dan penugasan agar siswa semakin paham dan mengerti tentang materi yang sedang di bahas.

  • Metode: Ceramah, Diskusi, Penugasan.
  • Media       : Powerpoint,
  • Sumber Belajar

Sumber belajar yang digunakan juga sudah sesuai dengan kaidah penyusunan RPP. Dalam hal ini penulis memanfaatkan kemudahan internet untuk mencari sumber belajar. Lalu penulis menemukan sebuah tayangan di youtube yang berkaitan dengan materi pembelajaran. Selain dari internet, penulis juga menggunakan referensi Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas X Revisi Tahun 2017 karya Suherli.

Suherli, dkk. 2017. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas X Revisi Tahun 2017.

Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud. Halaman 173—206.

Youtube (https://youtu.be/Ty0j9VQ0tcs)

  • Kesimpulan :

Kesimpulan secara keseluruhan pada RPP kelas X semester 1 materi “Berpendapat Melalui Debat” sudah mewakili kaidah penulisan RPP yang baik dan benar. Namun sepenuhnya belum bisa di katakan sempurna karena perlu adanya perbaikan, baik di materi maupun dalam metode dan media yang digunakan. Mungkin bisa mencoba menggunakan metode yang lebih membuat siswa menjadi tertarik dan ingin tahu materi tersebut. Lalu media yang digunakan bisa di ciptakan dengan ide dan kreativitas penulis agar siswa lebih aktif dan lebih antusias dalam mengikuti pembelajaran tersebut dan tidak merasa bosan.

4.      Telaah Proses Pembelajaran dalam RPP Bahasa Indonesia Kelas X Materi Puisi

Nama Sekolah      : SMA

Mata Pelajaran     : Bahasa Indonesia

Kelas/Semester     : X/1

Materi Pokok       : Teks Puisi

Alokasi waktu      : 6 JP (6×45 menit)

Dibawah ini adalah lima komponen dalam RPP Bahasa Indonesia kelas X semester I Materi Puisi serta keterkaitannya dengan penyusunan RPP dan teori pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013. 

  1. Materi Pokok Pembelajaran

Materi pokok Puisi yang terdapat dalam RPP tersebut sudah sesuai dengan teori penyusunsn RPP kurikulim 13 dan sudah sesuai dengan materi pokok yang terdapat dalam silabus. Materi pembelajaran disusun dalam bentuk butir indicator, dan diharapkan materi yang kami sampaikan dapat diterima dengan baik oleh siswa. Indikatornya sebagai berikut

3.17.1 Menganalisis diksi dalam puisi.

3.17.2 Menjelaskan imaji dalam puisi.

3.17.3 Mengidentifikasi kata konkret dalam puisi.

3.17.4 Menjelaskan rima/ritma dalam puisi.

  • Metode

Metode pembelajaran adalah cara-cara dalam menyajikan materi pelajaran yang diberikan kepada siswa agar terjadi proses pembelajaran pada diri siswa dalam upaya untuk mencapai tujuan. Menentukan metode belajar juga harus melihat situasi dan kondisi siwa agar kegiatan belajar mengajar berjalan dengan lancar.

Metode pembelajaran yang terdapat dalam RPP tersebut sesuai dengan situasi dan kondisi siswa. Metode dalam RPP sebagai berikut :

  • Model pembelajaran problem based learning dan saintifik dengan metode tanya jawab, penugasan, dan presentasi.
  • Media

Media dalam pembelajaran memiliki cakupan yang sangat luas, yaitu termasuk manusia, materi atau kajian yang membangun suatu kondisi yang membuat peserta didik mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan atau sikap. Media pembelajaran mencakup semua sumber yang diperlukan untuk melakukan komunikasi dalam pembelajaran, sehingga bentuknya bisa berupa perangkat keras (hardware), seperti computer, TV, projector, dan perangkat lunak (software) yang digunakan pada perangkat keras itu. Media yang digunakan dalam RPP tersebut sudah sesuai dengan teori penyusunan RPP.

  • Sumber belajar

Sumber belajar ialah segala macam alat atau situasi yang dapat memperkaya atau memperjelas pemahaman siswa terhadap yang dipelajarinya, dan sekaligus berarti memperkaya pengalaman mereka. Sumber itu merupakan alat yang membantu guru dalam mengajar, sehingga metode mengajar yang digunakannya akan menjadi lebih efektif untuk mencapai tujuan pengajaran. Berikut adalah sumber yang digunakan dalam RPP tersebut

  1. 2015. Buku Siswa Bahasa Indonesia SMA Wajib Kelas X. Jakarta: Kemendikbud
  2. Buku referensi
  3. Internet
  4. Kesimpulan

RPP Bahasa Indonesia Kelas X Semester I Materi Teks Puisi sudah cukup baik, tetapi perlu diuji kelayakan dalam praktinya. Pengembangan RPP harus memperhatikan minat dan perhatian peserta didik terhadap materi standar dan kompetensi dasar yang dijadikan bahan kajian. Dalam hal ini harus diperhatikan guru jangan hanya berperan sebagai transformator, tetapi juga harus berperan sebagai motivator, mendorong peserta didik untuk belajar, dengan menggunakan berbagai variasi media dan sumber belajar yang sesuai, serta menunjang pembentukan kompetensi dasar.

5.      Telaah Proses Pembelajaran dalam RPP Bahasa Indonesia Kelas X Materi Teks Anekdot

Sekolah              : SMA

Mata pelajaran   : Bahasa Indonesia (Wajib)

Kelas/Semester  : X/ 1

Materi pokok     : Teks Anekdot

Alokasi Waktu  : 4 x 45 Menit (2X pertemuan)

Dibawah ini adalah lima komponen dalam RPP Bahasa Indonesia kelas X semester I Materi Puisi serta keterkaitannya dengan penyusunan RPP dan teori pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013. 

1)       Materi Pokok Pembelajaran

Materi pokok Puisi yang terdapat dalam RPP tersebut sudah sesuai dengan teori penyusunsn RPP kurikulim 13 dan sudah sesuai dengan materi pokok yang terdapat dalam silabus. Materi pembelajaran disusun dalam bentuk butir indiKator, dan diharapkan materi yang kami sampaikan dapat diterima dengan baik oleh siswa. Indikatornya sebagai berikut

3.5.1 Mengevaluasi pokok-pokok isi tersirat dalam teks anekdot    

3.5.3 Mengevaluasi teks anekdot dari aspek makna yang tersirat dalam anekdot

4.5.1 Menyusun kembali teks anekdot dengan memerhatikan makna yang tersirat dalam teks anekdot. 

4.5.2  Mempresentasikan teks anekdot yang telah disusun.

2)         Metode

Metode pembelajaran adalah cara-cara dalam menyajikan materi pelajaran yang diberikan kepada siswa agar terjadi proses pembelajaran pada diri siswa dalam upaya untuk mencapai tujuan. Menentukan metode belajar juga harus melihat situasi dan kondisi siwa agar kegiatan belajar mengajar berjalan dengan lancar.

Metode pembelajaran yang terdapat dalam RPP tersebut sesuai dengan situasi dan kondisi siswa. Metode dalam RPP sebagai berikut :

Pendekatan      : Saintifik approach

Model              : discovery learning (pertemuan pertama), Problem base learning  (pertemuan ke- 2)

Metode            : penugasan, tanya jawab, diskusi.

3)         Media

Media dalam pembelajaran memiliki cakupan yang sangat luas, yaitu termasuk manusia, materi atau kajian yang membangun suatu kondisi yang membuat peserta didik mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan atau sikap. Media pembelajaran mencakup semua sumber yang diperlukan untuk melakukan komunikasi dalam pembelajaran. Media yang digunakan berupa perangkat keras (hardware), seperti computer, TV, projector, dan perangkat lunak (software) yang digunakan pada perangkat keras itu, dan lembar kerja. Media yang digunakan dalam RPP tersebut sudah sesuai dengan teori penyusunan RPP.

4)         Sumber belajar

Sumber belajar ialah segala macam alat atau situasi yang dapat memperkaya atau memperjelas pemahaman siswa terhadap yang dipelajarinya, dan sekaligus berarti memperkaya pengalaman mereka. Sumber itu merupakan alat yang membantu guru dalam mengajar, sehingga metode mengajar yang digunakannya akan menjadi lebih efektif untuk mencapai tujuan pengajaran. Berikut adalah sumber yang digunakan dalam RPP tersebut

1.  Suherli, dkk. 2017. Buku Peserta didik Bahasa Indonesia Kelas X Revisi  Tahun 2017. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

2.  Suherli, dkk. Buku Pendidik Bahasa Indonesia Kelas X Revisi  Tahun 2017. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

3.  Kosasih, E. 2014. Jenis-Jenis Teks dalam Mata Pelajaran Bahasa Indoneisa SMA/MA/SMK. Bandung: Yrama Widya

4.  Buku referensi

5.  Internet

 

• Kesimpulan

RPP Bahasa Indonesia Kelas X Semester I Materi Teks anekdot sudah baik, semua unsur teori pembuatan RPP telah tercantum dalam RPP tersebut mulai dari penjabaran kompetensi inti hingga tata cara penilaian. RPP tersebut juga sudah dilengkapi beberapa contoh teks untuk sumber pembelajaran. Jam pelajaran yang digunakan dengan alokasi waktu pembelajaran juga sudah pas, tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat. Outputnya diharapkan peserta didik memiliki nilai karakter yang tinggi dan mempunyai nilai analisis yang tinggi untuk menyelesaikan KD kedepannya. Begitu pula peserta didik diharapkan memiliki rasa literasi yang tinggi karena dalam  matari teks anekdot peserta didik dituntut untuk lebih seksama dalam membaca. Begitu pula dapat mewujudkan 4C (Communication, Collaborative, Critical Thinking, Dan Creativity) dengan metode pembelajaran yang tepat dipilih dan praktiknya juga yang tepat.

BAB III

PENUTUP

A.     Kesimpulan

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) merupakan salah satu bentuk persiapan yang wajib dilaksanakan oleh guru sebelum mengajar. Penyusunan RPP harus sesuai dengan kurikulum 2013 yang sedang berlaku saat in. Oleh karena itu, penyusunan RPP harus mencakup komponen-komponen antara lain; identitas sekolah, materi pokok/pembelajaran, sumber belajar, media pembelajaran, metode pembelajaran, dan sebagainya.

RPP bahasa Indonesia kelas X pada materi biografi, buku fiksi dan nonfiksi, debat, Teks Puisi, dan teks anekdot sudah cukup baik dan sesuai dengan pedoman pembuatan RPP Kurikulum 2013. Hal itu dikarenakan sudah mencakup beberapa komponen wajib di dalamnya. Komponen yang terdapat pada keempat RPP di atas pada materi “Biografi, Buku Fiksi dan Nonfiksi, Debat, Teks Puisi, dan Teks Anekdot” meliputi identotas sekolah, materi pembelajaran, sumber belajar, media, dan metode pembelajaran.

Metode yang digunakan pada keempat materi tersebut berbeda-beda. Hal itu sesuai dengan materi yang akan diberikan kepada peserta didik. Pada materi biografi, digunakan metode scientific yaitu dengan kegiatan mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengomunikasikan. Adapun metode yang digunakan pada materi Buku fiksi dan nonfiksi yaitu metode saintifik yang mana diterapkan kegiatan diskusi kelompok, kritik dan saran dari masing-masing kelompok dengan model pembelajaran inquiry learning dan problem based learning. Kemudian, metode yang diterapkan pada materi Debat adalah metode discovery learning atau berbasis penemuan. Sedangkan pada materi Teks Puisi digunakanlah metode problem based learning dan saintifik dengan kegiatan tanya jawab, penugasan, dan presentasi.

Media dan sumber belajar yang digunakan oleh keempat RPP pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas X di atas pun tidak jauh berbeda antara satu dengan yang lain. Hal itu terlihat bahwa keempat RPP tersebut memiliki persamaan pada penggunaan media dan sumber belajar. Media yag digunakan dominan sama-sama menggunakan media cetak dan media digital. Sedangkan sumber belajar yang digunakan pun sama, yaitu menggunakan buku siswa bahasa Indonesia kelas X dan internet. Walaupun ada pula yang menggunakan sumber belajar yang lain.

B.     Saran

Penyusunan RPP yang panjang sekarang dipermudah dengan peraturan baru dari Kemdikbud hanya menjadi satu lembar saja. Walaupun begitu, guru harus tetap menjalankan pembelajaran di kelas tanpa mengurangi kualitas dan mutu pembelajaran dengan menerapkan metode yang sesuai dengan materi yang akan disampaikan. Tugas guru ialah mendidik dan menyampaikan ilmu yang telah dimiliki, jadi seorang guru haruslah dengan tulus dan selalu memperbaiki cara mendidiknya menyesuaikan dengan anak-anak serta perkembangan zaman yang ada. Pengajar dapat menerapkan beberapa metode pembelajaran yang berbeda tiap pertemuannya agar siswa tidak merasakan kebosanan ketika belajar mata pelajaran khusunya bahasa Indonesia.


Baca makalah lainnya

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

ARTIKEL TERBARU

SEMUA KATEGORI