1. FI-Akuntansi sebagai Sistem Informasi: Materi Ekonomi Kelas 10

Akuntansi sebagai Sistem Informasi: Materi Ekonomi Kelas XII

share

Sejarah

Alquran sebagai kitab suci umat Islam menganggap masalah akuntansi sebagai sesuatu masalah yang serius, dengan diturunkannya surat Al-Baqarah Ayat 282 yang menjelaskan fungsi-fungsi pencatatan dalam bermuamalah atau bertransaksi, penunjukan seorang pencatat Beserta saksinya, dasar-dasarnya, dan manfaat-manfaatnya seperti yang diterangkan oleh kaidah-kaidah hukum yang harus dipedomani.

Konsep akuntansi yang harus dipatuhi yaitu hukum syariah yang berasal dari Tuhan yang bukan ciptaan manusia dan akuntansi Islam sesuai dengan kecenderungan manusia yaitu “Hanief” yang menuntut agar perusahaan juga memiliki etika dan tanggung jawab sosial, bahkan ada pertanggungjawaban di akhirat dimana setiap orang akan mempertanggungjawabkan tindakannya di hadapan. karya tulis akuntansi ini dalam sejarah Islam dicatat yaitu risalah falaqah kitab Asiafone yang ditulis pada tahun 765 Hijriyah atau pada 1363 masehi karya Abdullah bin Muhammad.

Sedangkan sejarah akuntansi konvensional karya tulis tentang pelajaran pembukuan berpasangan yang diterbitkan tahun 1494 buku itu adalah hasil karya tulis Luka Paseoli dalam bukunya Summa De Arithmatica, Geomatrika, Proportioni Et Proportiolanita. Dalam karyanya ini membahas secara khusus dasar-dasar akuntansi yang dikenal dengan istilah atau sistem pembukuan berpasangan.

 

Definisi

Akuntansi secara sederhana adalah proses pencatatan, penggolongan, pengikhtisaran, dan pelaporan dari transaksi keuangan. definisi akuntansi adalah proses pengidentifikasian, pengukuran, dan pelaporan atas informasi ekonomi untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan informasi tersebut. Akuntansi itu adalah seni mencatat, mengklasifikasikan, dan meringkas menurut cara yang berarti dan dinyatakan dalam nilai uang atas transaksi dan peristiwa yang bersifat finansial kemudian menginterpretasikan hasilnya. Akuntansi sebagai sistem informasi harus dapat memberikan informasi mengenai aktivitas keuangan sebuah organisasi. Informasi ini harus berdasarkan persyaratan yang terstandar.

 

Proses-proses

Proses akuntansi adalah prosedur yang digunakan untuk menganalisis, mencatat, mengklasifikasikan dan meringkaskan informasi untuk ditampilkan di dalam laporan keuangan. Jadi, awalnya berupa transaksi keuangan kemudian berkunjung ke berakhir sampai dengan dibuatnya laporan

  1. Transaksi keuangan
  2. Bukti transaksi
  3. Pencatatan
  4. Penggolongan
  5. Pengikhtisaran
  6. Pelaporan

1. G1-Akuntansi sebagai Sistem Informasi

 

Tujuan dan fungsi Sistem Informasi Akuntansi

Dalam memenuhi kebutuhan informasi baik untuk kebutuhan pihak internal maupun pihak eksternal, sistem informasi akuntansi harus didesain sedemikian rupa sehingga memenuhi fungsinya. Sistem Informasi Akuntansi memiliki 4 tujuan dalam penyusunannya yaitu.

  1. Menyediakan informasi bagi pengelolaan kegiatan usaha
  2. Untuk memperbaiki informasi yang dihasilkan oleh sistem yang sudah ada, baik mengenai mutu, ketepatan penyajian maupun struktur informasinya.
  3. Untuk memperbaiki pengendalian akuntansi dan pengecekan intern yaitu untuk memperbaiki tingkat keandalan informasi akuntansi dan untuk menyediakan catatan langkah mengenai pertanggungjawaban dan perlindungan kekayaan perusahaan.
  4. Untuk mengurangi dalam penyelanggaraan catatan akuntansi.

Fungsi penting sistem informasi akuntansi dalam suatu organisasi, yaitu.

  1. Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas-aktivitas yang dilaksanakan organisasi, sumber daya yang dipengaruhi oleh aktivitas[1]aktivitas tersebut, agar pihak manajemen, para pegawai dan pihak eksternal yang berkepentingan dapat meninjau ulang hal-hal yang telah terjadi.
  2. Mengubah data menjadi informasi yang berguna bagi pihak manajemen untuk membuat keputusan dalam aktivitas perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan.
  3. Menyediakan pengendalian yang memadai untuk menjaga asset-aset organisasi, termasuk data organisasi untuk memastikan bahwa data tersebut saat dibutuhkan, akurat, dan handal.

 

Tahapan Dari Siklus Akuntansi

  1. Pencatatan atau recording

Kegiatan untuk mengadakan pencatatan atas transaksi keuangan perusahaan.

  1. Penggolongan atau pengelompokan

Kegiatan untuk mengelompokkan transaksi keuangan yang sudah dicatat di jurnal. Penggolongan penggolongan ini dilakukan di tempat yang namanya buku besar

  1. Peringkasan

Kegiatan untuk meringkas transaksi yang sudah dikelompokkan di buku besar.

  1. Pelaporan

Kegiatan untuk menyusun laporan keuangan.

 

Kualitas Informasi Akuntansi

Syarat mengenai informasi akuntansi:

  1. Dapat dipahami oleh pemakainya
  2. Relevan, dengan kebutuhan pemakaiannya

Relevan juga berarti informasi akuntansi ini harus bisa memberikan umpan balik terhadap prediksi yang dibuat oleh perusahaan di masa sebelumnya.

  1. Netral

Tidak memihak kepentingan apapun.

  1. Dapat diperbandingkan dari waktu ke waktu

Artinya laporan tahun ini bisa dibandingkan dengan laporan tahun-tahun sebelumnya, dapat diperbandingkan juga bermakna bahwa laporan ini harus bisa dibandingkan dengan laporan perusahaan lain.

  1. Tepat waktu

Agar pengambilan keputusan perusahaan juga bisa dilaksanakan pada waktu yang sudah direncanakan

  1. Diandalkan

Laporan ini harus bebas dari kesalahan material dan bisa disajikan secara jujur

  1. Lengkap

Laporan yang dibuat tidak setengah-setengah sehingga menimbulkan kebingungan dari pemakaiannya.

 

Prinsip-prinsip akuntansi

  1. Cash basis

Asas akuntansi yang menyatakan seluruh biaya serta penerimaan itu diakui sebagai biaya atau penerimaan pada periode tersebut berdasarkan realitas atau ada tidaknya pembayaran tunai.

Sepanjang tidak ada pembayaran tunai maka biaya atau penerimaan tersebut tidak bisa diakui sebagai biaya atau sebagai penerimaan, misalnya kita melakukan penjualan barang tetapi pelanggan belum membayarnya maka berdasarkan cash basis penerimaan tersebut atau penjualan tersebut belum bisa diakui sebagai penjualan, karena belum ada pembayaran tunai dari sisi biaya.

  1. Accrual basis

Asas akuntansi yang menyatakan seluruh biaya serta penerimaan diakui sebagai biaya atau penerimaan pada periode tersebut, berdasarkan realitas pembayaran atau penerimaan tunai serta non tunai. Perbedaannya dengan cash basis hanya melihat ada tidaknya realitas pembayaran tunai, sedangkan pada accrual basis tidak melihat apakah sudah dibayar tunai atau non tunai. Pengakuan pendapatan pada basis aktual adalah pada saat perusahaan mempunyai hak untuk melakukan penagihan dari hasil kegiatan perusahaan, misalnya perusahaan melakukan penjualan secara kredit meskipun pelanggan belum membayar maka berdasarkan asas ini perusahaan sudah bisa mengakuinya sebagai pendapatan.

  1. Asas kesatuan usaha

Perusahaan harus dipandang sebagai suatu entitas usaha yang tgerpisah dari pemiliknya dan juga perusahaan lainnya. Sehingga, transaksi yang dapat dicatat oleh perusahaan adalah transaksi yang terjadi di dalam perusahaan. Prinsip ini juga berdampak pada aset perusahaan. Harta pemilik tidak dapat digabungkan dengan harta kekayaan perseroan.

  1. Asas kesinambungan usaha

Perusahaan diasumsikan tidak berhenti di satu periode, tetapi terus berlanjut. Perusahaann sebagai alat dari badan usaha dalam mencari laba , diasumsikan akan terus berkelanjutan dalam menjalankan usahanya. Jadi perusahaan tidak hanya sekali proses namun terus berproses secara berkesinambungan.

  1. Asas perbandingan pendapatan dengan beban

Beban yang terjadi pada satu periode akuntansi hanya diakui jika bertujuan untuk memperoleh pendapatan pada periode yang sama.  Dalam standar akuntansi keuangan, pada akhir periode akan dipertemukan atas pendapatan dengan beban. Dalam aktivitas ini diwujudkan dalam pembuatan laporan keuangan yang berupa laporan laba rugi, sehingga diketahui laba atau rugi yang diperoleh dalam periode yang bersangkutan. Jika pendapatan lebih tinggi daripada beban maka bisa dikatakan laba. Jika pendapatan lebih rendah daripada beban maka dikatakan rugi.

  1. Asas Harga perolehan

Merupakan seluruh pengorbanan ekonomis yang diukur dengan uang untuk memperoleh suatu barang atau jasa. Contoh. Jika kita membeli mesin seharga Rp 3.000.000,00 dengan biaya angkut Rp 100.000,00 dan biaya pemasangan Rp 900.000,00. Maka harga perolehan yang dicatat adalah sebesar Rp 3.000.000,00 + Rp 100.000,00 + Rp 900.000,00 = Rp 4.000.000,00.

  1. Pengukuran dalam satuan uang

Pengungkapan dan pernyataan transaksi harus dinyatakan dengan uang tunai

  1. Periode akuntansi

Pada umumnya, periode akuntansi atau pembukuan suatu perusahaan adalah selama satu tahun mulai dari 1 Januari hingga 31 Desember. Namun, Anda dapat menentukan periode akuntansi sesuai kebijakan pada travel Anda. Anda dapat menerapkan periode akuntansi per tahunan, per semester/per 6 bulan, per 3 bulan, per 4 bulan, dan lain sebagainya.

 

Macam-macam bidang akuntansi

  1. Akuntansi keuangan

Adalah bidang akuntansi yang mengkhususkan diri dalam proses pencatatan transaksi hingga penyajian dalam bentuk laporan keuangan bidang ini menyangkut penyajian informasi bagi pihak ekstern atau pihak di luar perusahaan. Akuntansi keuangan ini mengkhususkan diri kepada penyajian laporan keuangan yang ditujukan bagi pihak ekstern.

  1. Akuntansi manajemen

Adalah bidang akuntansi yang menekankan pada penyediaan informasi keuangan bagi pihak intern perusahaan.

  1. Akuntansi biaya

Adalah bidang akuntansi yang menekankan pada perencanaan penetapan dan penyajian secara rinci atas informasi biaya produksi.

  1. Akuntansi anggaran

Adalah bidang akuntansi yang menitikberatkan pada pengumpulan dan pengolahan data yang berhubungan dengan rencana keuangan perusahaan.

  1. Bidang akuntansi pemeriksaan (auditing)

 adalah bidang akuntansi yang berhubungan dengan pemeriksaan oleh pihak independen atau netral terhadap laporan keuangan yang disusun oleh pihak manajemen perusahaan.

  1. Akuntansi pemerintahan

Adalah membahas administrasi keuangan negara.

  1. Akuntansi perpajakan

Adalah membahas tentang laporan pajak sesuai dengan peraturan pajak yang berlaku.

  1. Sistem akuntansi

Adalah bidang akuntansi yang mengkhususkan diri pada perencanaan dan pelaksanaan prosedur akuntansi.

  1. Akuntansi pendidikan

Akuntansi yang mengkhususkan diri pada pengembangan keilmuan akuntansi.

 

Bidang profesi dari akuntansi

  1. Akuntan

 Adalah orang atau profesi akuntansi ada yang betrugas untuk menjalankan fungsi akuntansi dan keuangan dan akuntansi manajemen.

  1. Akuntan publik

Adalah akuntan yang bekerja secara independen memperbaiki izin dari kementerian keuangan untuk menjual biasanya kepada masyarakat umum terutama dalam hal menjalankan fungsi pemeriksaan terhadap laporan keuangan yang dibuat pihak lain.

  1. Akuntan publik

Akuntan publik ini mirip dengan praktek dokter, praktek pengacara, dan lainnya.

Akuntan pemerintah adalah akuntan yang bekerja di lembaga pemerintahan.

  1. Akuntan pendidik

Adalah akuntan yang bekerja di lembaga pendidikan untuk mengajarkan melakukan riset dan mengembangkan keilmuan atau pengetahuan akuntansi.

 

 

Tulisan ini merangkum dari buku  dan sumber yang terdapat di google

Baca artikel menarik yang membahas materi ekonomi lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published.

ARTIKEL TERBARU

SEMUA KATEGORI